
Keluarga adalah pusat utama anak belajar, dengan bimbingan orang tua yang multifungsi sebagai orang tua, teman, pengawas, maupun guru. Guru dalam keluarga membimbing anak punya wawasan luas, bidang sains khususnya MATEMATIKA. “Matematika dapat membuat generasi muda lebih percaya diri dan menjadi langkah berikutnya untuk memahami dunia sains dan teknologi,” disampaikan Yohannes Surya saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta,Selasa (11/1) lalu. Seorang ibu yang mempunyai kedekatan kepada anak diharapkan mampu mempunyai pengetahuan yang cukup untuk mengajarakan Matematika. Hal tersebut disampaikan Ny Herawati, istri Boediono, Wakil Presiden, dalam peluncuran program Gerakan Ibu Pandai Matematika (Gipika), Selasa (11/1/2011) malam di Jakarta.
PERAN seorang ibu dalam pendidikan anaknya memegang pengaruh penting.Di balik kesuksesan anak dalam meraih masa depannya, tidak bisa dilepaskan dari sosok ibu. Hal ini diyakini pendiri Surya Institute, Yohannes Surya, usai peluncuran program Gerakan Ibu Pandai Matematika (GIPIKA) di Jakarta. GIPIKA adalah program yang dirintis Surya Institute untuk membantu para ibu belajar matematika sehingga dapat mengarahkan anak-anaknya belajar matematika. Yohannes mengatakan, untuk mewujudkan program GIPIKA, saat ini sudah dipersiapkan 20 orang tutor yang akan mengajarkan para ibu dengan metode mempelajari matematika bernama GASING. Metode ini adalah pembelajaran matematika yang gampang, asyik, dan menyenangkan. Dengan program GIPIKA dan metode GASING, para ibu yang berada di berbagai daerah di Indonesia akan dilatih agar mampu mengajar matematika kepada anak-anaknya.
Sangat diharapkan mama mama Indonesia akan punya bekal Matematika yang cukup untuk mengajar putra putrinya, sehingga Matematika akan lebih dekat dengan anak-anak.

0 komentar:
Posting Komentar